Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep Pembaca
Pemkot Jakbar tindaklanjuti kasus keracunan MBG di SDN Meruya Selatan
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-09 00:21:36【Resep Pembaca】603 orang sudah membaca
PerkenalanPetugas menunjukkan menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat akan menindaklanjuti kasus dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Meruya Selatan 01, Kembangan, yang terjadi pada Rabu (29/10).
"Sementara (program MBG di SDN Meruya Selatan 01) dihentikan oleh Sudin Pendidikan, sambil menunggu hasilnya dari sumbernya (hasil penyelidikan sumber keracunan)," kata Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.
Dia berpendapat program MBG tentunya punya kekurangan dan kelebihan. Penghentian sementara program MBG merupakan langkah yang diambil untuk pembenahan.
"Kalau saya intinya ya dukung program pemerintah yang pasti. Namanya perjalanan program, ada kurang dan lebihnya. Yang kurang harus diperbaiki untuk ke depan yang lebih baik," kata Uus.
Baca juga: Keracunan menu MBG, Jakbar periksa keterlibatan produk UMKM
Sementara itu, Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 2 Jakarta Barat, Ali Mukodas, mengangakan, pihaknya akan melibatkan sejumlah pihak untuk pendampingan pelaksanaan MBG di SDN Meruya Selatan 01.
"Nanti kita melakukan pendampingan dari sekolah, untuk meyakinkan dengan melakukan diskusi dengan para pihak, seperti Sudin Pendidikan, Sudin Kesehatan, Kepolisian, Badan Gizi Nasional (BGN) serta orang tua siswa. Ini kasuistik, karena baru pertama kali terjadi di wilayah Jakarta Barat," ujarnya..
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari menjelaskan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap pasien yang diduga keracunan, termasuk tindakan pengobatan.
"Kami juga telah melakukan pengambilan sampel makanan, dan dikirim ke Labkesda untuk uji laboratorium. Kami juga telah melakukan kunjungan dan inspeksi ke dapur SPPG bersama tim investigasi," ujarnya.
Baca juga: Dugaan siswa keracunan, BGN setop sementara operasional SPPG Meruya
Baca juga: Siswa diduga keracunan MBG, sekolah di Jakbar jajak pendapat orang tua
Sudin Kesehatan Jakarta Barat dan puskesmas nantinya secara berkala melakukan pembinaan dan monitoring pelaksanaan pengolahan makanan siap saji di SPPG.
"Sehingga, diperlukan komitmen dan konsistensi dari SPPG dalam menerapkan higiene sanitas pangan olahan siap saji," kata Erizon.
Suka(869)
Artikel Terkait
- BSI target nilai bisnis emas mencapai Rp100 triliun pada 2030
- 82 Dapur MBG ditargetkan beroperasi di Padang akhir 2025
- Kenali gejala
- BI: Penjualan eceran pada September 2025 diprakirakan meningkat
- Kuliner khas mancanegara pikat pengunjung di ajang CIIE kedelapan
- Mesir kirim konvoi bantuan ke Gaza usai kesepakatan gencatan senjata
- Penerima manfaat MBG diminta laporkan apabila alergi makanan tertentu
- Enam warisan budaya Jepara lolos sidang WBTb Indonesia 2025
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Pegiat soroti lemahnya aturan iklan kental manis ancam kesehatan anak
Resep Populer
Rekomendasi

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar meninggal dunia

Penerima manfaat MBG diminta laporkan apabila alergi makanan tertentu

Jelang akhir tahun, simak 8 ide liburan yang ngak biasa dan seru

Belajar lebih fokus setelah ada program Makan Bergizi Gratis

Kapolri siapkan fitur lapor cepat pada aplikasi ojek daring untuk kamtibmas

Produk makanan sehat RI catat transaksi Rp145 miliar di Chili

Riset: Kril Antartika enggan konsumsi makanan bermikroplastik

Dinkes Cianjur catat 16 siswa mendapat perawatan di puskesmas